Friday, November 21, 2008

"Mempertahankan Keselamatan" - Renungan Harian

Mempertahankan Keselamatan

Baca: Yohanes 15:1-8


“Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Yohanes 15:8

Ada kata bijak yang mengatakan: ‘meraih itu lebih mudah daripada mempertahankan’. Begitu juga dengan keselamatan yang telah kita terus harus terus kita pelihara dan pertahankan. Di tengah dunia yang penuh dengan gejolak kita diharapkan tidak terbawa arus, tetapi berani melawan arus dunia ini. Demikianlah firman Tuhan, “Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut” (Ibrani 2:1) dan “…Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.” (Yakobus 4:4). Ini menjadi suatu tantangan tersendiri bagi orang percaya.

2.Kita harus berbuah. Keselamatan akan terpelihari ketika kita terus berkaya dan menghasilkan buah bagi Tuhan. Untuk dapat berbuah kita harus terus melekat pada pokok anggur yaitu Tuhan Yesus. Firmannya mengatakan, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5). Kita harus berbuah dalam hal apa? Ialah melalui kehidupan kita sehari-hari di mana kita bisa menjadi berkat bagi orang lain, baik dalam sikap, tingkah laku, dan juga perkataan. Kita pun dapat berbuah dalam hal pelayanan. Apa pun bentuk kterlibatan kita di geraja, mari kita lakukan itu dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab: menjadi pengkhotbah, guru sekolah Minggu, worship leader, singer, pemain pusik, usher, kolektan, pendoa syafaat, cleaning service gereja, dan lain-lain, lakukan itu dengan segenap hati dan penuh dengan kesetiaan. tertulis demikian, “Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.” (Pengkhotbah 9:10).

Jadi, selagi kita masih diberi kesempatan untuk hidup di bumi ini, marilah kita berbuah sesuai dengan karnia dan talenta yang ada pada kita. Sayangnya masih banyak orang Kristen yang acuh dan tidak peduli dengan perkara-perkara rohani!


“Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” Matius 3:8

1 comment:

Anonymous said...

God Bless..